Senin, 08 Februari 2016
Oh My Girl - Closer
Korea Version :
한 걸음 closer 내 맘 한 뼘 closer to you 이렇게 그리운 날엔
참 멀리 있나 봐
매일 다가가도 아득하기만 해
별똥별아 안녕
내 소원 들어주렴
한 걸음 closer 내 맘
한 뼘 closer to you
하늘을 스치는 별에
내 맘을 담아 보낼게
So come on come on come on
Come on come on come on
Come on come on come on
Come on little closer
꼭 이뤄줄 거야
오랜 기다림은 언젠가
날 비추는 달님 (들어봐)
간직했던 나의 비밀
한 걸음 closer 내 맘
한 뼘 closer to you
하늘을 스치는 별에
내 맘을 담아 보낼게
So come on come on come on
Come on come on come on
Come on come on come on
Come on little closer
Closer, I’m closer, I’m closer, I’m closer (oh yeah~)
안아서 데려가 줘 to you
Closer, I’m closer, I’m closer, I’m closer
Can you hear my cry
어느 늦은 밤 긴 꿈을 꾸는 나 oh
Closer, I’m closer, I’m closer, I’m closer
한 걸음 closer 내 맘 (closer 내 맘~)
한 뼘 closer to you (to you, to you~)
태양이 지우기 전에 (지우기 지우기)
너에게 닿길 기도해 (닿길 기도해~)
So come on come on come on (oh~)
Come on come on come on (oh~)
Come on come on come on (come closer)
Come on little closer
언제나 함께였던 공간에서
쓸쓸하게 빛나고 있는 넌
많은 별자리 중 널 닮은 자리를
저 하늘 위에 고이 담아 비춰주기를 바래
널 그리기 위한 꿈을 그리다
그리고 그리면 만날 수 있을까
넌 항상 늘 같은 자리 muse on
여물어가는 넌 milky way is on
Closer, I’m closer, I’m closer, I’m closer (oh yeah~)
안아서 데려가 줘 to you
han georeum closer nae mam
han ppyeom closer to you
ireoke geuriun naren
cham meolli inna bwa
maeil dagagado adeukhagiman hae
byeolttongbyeora annyeong
nae sowon deureojuryeom
han georeum closer nae mam
han ppyeom closer to you
haneureul seuchineun byeore
nae mameul dama bonaelge
So come on come on come on
Come on come on come on
Come on come on come on
Come on little closer
kkok irwojul geoya
oraen gidarimeun eonjenga
nal bichuneun dallim (deureobwa)
ganjikhaetdeon naui bimil
han georeum closer nae mam
han ppyeom closer to you
haneureul seuchineun byeore
nae mameul dama bonaelge
So come on come on come on
Come on come on come on
Come on come on come on
Come on little closer
Closer, I’m closer, I’m closer, I’m closer (oh yeah~)
anaseo deryeoga jwo to you
Closer, I’m closer, I’m closer, I’m closer
Can you hear my cry
eoneu neujeun bam gin kkumeul kkuneun na oh
Closer, I’m closer, I’m closer, I’m closer
han georeum closer nae mam (closer nae mam~)
han ppyeom closer to you (to you, to you~)
taeyangi jiugi jeone (jiugi, jiugi)
neoege dakil gidohae (dakil gidohae~)
So come on come on come on (oh~)
Come on come on come on (oh~)
Come on come on come on (come closer)
Come on little closer
eonjena hamkkeyeotdeon gongganeseo
sseulsseulhage binnago inneun neon
manheun byeoljari jung neol talmeun jarireul
jeo haneul wie goi dama bichwojugireul barae
neol geurigi wihan kkumeul geurida
geurigo geurimyeon mannal su isseulkka
neon hangsang neul gateun jari muse on
yeomureoganeun neon milky way is on
loser, I’m closer, I’m closer, I’m closer (oh yeah~)
anaseo deryeoga jwo to you
Indonesian Version
Hatiku satu langkah lebih dekat
Satu langkah lebih dekat padamu
Di hari di mana aku merindukanmu
Kau tampak begitu jauh
Walaupun setiap hari mendekat padamu
Halo bintang jatuh
Tolong penuhilah keinginanku
Hatiku satu langkah lebih dekat
Satu langkah lebih dekat padamu
Aku akan mengirim hatiku
Pada bintang yang mencukur langit
Jadi ayo ayo ayo
Ayo ayo ayo
Ayo ayo ayo
Ayo mendekatlah sedikit lebih dekat
Aku akan memenuhinya
Setelah penantian panjang
Bulan yang menyinariku, lihat ke sini
Rahasia yang terus ku jaga
Hatiku satu langkah lebih dekat
Satu langkah lebih dekat padamu
Aku akan mengirim hatiku
Pada bintang yang mencukur langit
Jadi ayo ayo ayo
Ayo ayo ayo
Ayo ayo ayo
Ayo mendekatlah sedikit lebih dekat
Lebih mendekat, aku lebih dekat, aku lebih dekat, aku lebih dekat (oh yeah)~
Peluk aku dan bawa aku ke kamu
Lebih mendekat, aku lebih dekat, aku lebih dekat, aku lebih dekat
Dapatkah kau mendengar tanngisanku
Aku punya mimpi panjang pada larut malam oh
Lebih mendekat, aku lebih dekat, aku lebih dekat, aku lebih dekat
Hatiku satu langkah lebih dekat (hatiku lebih dekat)
Satu langkah lebih dekat padamu (padamu, padamu)
Sebeluh matahari terhapus (terhapus, terhapus)
Aku berdoa agar dapat menggapaimu (berdoa agar dapat menggapaimu)
Jadi ayo ayo ayo (oh~)
Ayo ayo ayo (oh~)
Ayo ayo ayo (mendekat)
Ayo mendekatlah sedikit lebih dekat
Di ruang dimana kita selalu bersama
Kau bersinar dengan menyedihkan, dari semua rasi bintang
Aku mengambil satu yang tampak sepertimu
Dan dengan lembut menempatkannya di langit, kuharap kau melihatnya
Aku menggambar mimpiku guna menggambarmu
Dengan begitu akankah aku bisa bertemu denganmu
Kau selalu di tempat yang sama, melamunkan
Kau yang tetap hidup di Bima Sakti
Lebih mendekat, aku lebih dekat, aku lebih dekat, aku lebih dekat (oh yeah)~
Peluk aku dan bawa aku ke kamu
link MV official
link mp3 download
voilaaaa lama bangett belum sempet review idola aku dikorea, btw aku jadi K-popers gara-gara girl group ini lohh, udah suka dari cupid yang unyu-unyu sampai closer yang as fairytale ini! konsep comeback mereka bener-bener amazing! kalau boleh jujur, Closer itu lagu baper aku ketika aku lagi nunggu seseorang seperti sekarang ini *liriklirik waiting for you story* *bhakkkk
finnallyy oh my girl menurutku cukup sukses dengan debutnya kali ini, lagunya fluffy, but dalem banget bikin ku baper maksimal HAHA. selain itu konsep dance nya yang bentuk rasi bintang itu bener-bener kreatif! aku sangatt suka <3 karena aku sendiri adalah seorang pengagum bintang dan rahasia luar angkasa, makanya aku beri 100 bintang buat Oh My Girl Closer!
meski kayaknya review ini udah telat banget, biarin lah, toh lagu ini tetep jadi playlist aku sampai sekarang, and last, but not least.... CAN'T WAIT FOR OH MY GIRL COME BACK! bener-bener ga sabar sama comeback kedua mereka ({})
Dance Oh My Girl yang berbentuk rasi bintang jika dilihat dari atas, Daebakk yahh :*
Label:
Idol
Kamis, 10 Desember 2015
Remember *Flash Fiction*
“Ingatlah, bahwa aku akan
selalu menunggumu, meski ada jarak yang tiba-tiba terbentang diantara kita. Yakinlah,
jarak itu akan menghilang seiring dengan kepingan hati kita yang kembali utuh
jika disatukan.”
***
“Aku tunggu pukul sembilan
nanti. Sampai jumpa di depan Stade de France.”
Vega
tak kuasa mengulum senyum setelah mendengar suara baritone yang kini terdengar familiar di telinganya.
Gadis
itu bangkit dari tempat ia tidur, kemudian berjalan menuju rak pakaian. Jari-jari
mungilnya bergerak terampil memilih pakaian yang ia anggap cocok untuk malam
ini. Hingga pilihannya jatuh pada gaun berwarna biru muda dengan bunga kecil
berwarna senada yang memutari pinggang.
Dengan
senyum merekah dia mematut dirinya di depan cermin, ia memang tidak suka
terlalu berlebihan, jadi ia hanya memoles wajahnya dengan make up tipis dan membiarkan rambutnya terurai.
***
Altair
tidak dapat berhenti memasang senyum, pemuda itu melempar pandangan pada kotak
berwarna merah marun dan setangkai mawar yang dia genggam. Tiga tahun sudah
berlalu, ia rasa itu cukup untuk menjadikan gadisnya menjadi milik Altair
seutuhnya.
Apartemen
gadis itu dekat dengan Stade de France, ia terlalu gugup untuk menunggu di
depan Apartemen gadis itu, dan memilih menunggu di Stade de France untuk
menghilangkan kegugupannya.
Ia
telah membayangkan saat-saat berdansa dengan Vega di bawah bintang, di dekat
Menara Eiffel. Ia tidak sabar menunggu pipi pualam sang gadis yang merona, atau
senyuman malu-malu yang nampak pada wajahnya. Altair mencintai gadis itu. Sungguh.
Lima
menit menunggu Vega, dari sela-sela keramaian, Altair dapat melihat gadis itu
terlihat kebingungan mencarinya. Spontan ia melambai, dan memanggil gadis itu.
“Vega!”
Gadis
itu belum menoleh, saat ia akan memanggilnya lagi, tiba-tiba tubuhnya terasa
terlempar, udara menjadi panas tidak terkira, suara teriakan bersahutan dengan
suara ledakan yang maha dahsyat. Kemudian semuanya menggelap.
***
Altair
terus menyalahkan diri sendiri. Setahun telah berlalu semenjak tragedi itu, dan
sang kekasih hati sama sekali belum dia temukan. Kepala Kepolisian berkata
banyak korban yang terlalu sulit untuk di identifikasi, dan Altair menolak
tahu, karena dia percaya, Vega pasti masih hidup.
Andai
dia menunggu di Apartemen gadis itu, Andai ledakan bom, dan aksi terorisme itu
tidak pernah ada, andai dia tidak membuat janji bertemu di Stade de France,
semua ini pasti tidak akan terjadi. Tidak akan.
Langkah
tegap pemuda itu kian merapuh, punggungnya seakan hancur. Dipandangnya Stade de
France yang masih menjulang dengan tatapan nanar. Andai gadisnya masih disini,
disisinya.
Netra
hitamnya mengerjap, ketika dia melihat sesosok gadis mengenakan gaun biru yang
terasa familiar dimatanya. Itu… Vega,
gadisnya.
Tanpa
membuang banyak waktu, dia berlari kearah gadis itu lantas memeluknya erat.
“Kau
kembali.”
Gadis
itu tersenyum, lantas berkata, “Kamu harus ingat, bahwa aku akan selalu
menunggumu.”
“Jangan
pergi lagi.” Bisik Altair tepat di telinga Vega.
“Tidak
akan, karena kepingan hati kita telah menjadi utuh.”
Seiring
mengeratnya pelukan mereka, seiring hilangnya jarak antara tubuh mereka, sebilah
cahaya melingkupi tubuh mereka, kemudian yang tersisa hanya embusan angin yang
berbaur dengan kelopak mawar yang telah mengering.
***
“Mom,
bisa ceritakan siapa Vega dan Altair?”
Sang
ibu tersenyum, kemudian mengusap penuh sayang puncak kepala gadis kecilnya. “Mereka
sepasang kekasih yang harus berpisah karena tragedi paris bertahun-tahun yang
lalu.”
“Apa
sekarang mereka sudah bersama?”
“Vega
dan Altair meninggal pada hari yang sama, setahun setelah tragedi itu. Konon,
Vega koma selama setahun, dan Altair tidak mengetahuinya, tetapi saat Vega
mengembuskan napas yang terakhir, disaat yang bersamaan Altair tewas di depan
Stade de France, karena tertabrak mobil.”
Anak
berambut ikal itu lantas tersenyum, “Apa itu yang dinamakan cinta sejati?”
Ibunya
mengangguk. “Mungkin, kamu tahu? Setelah jasad Altair dilarikan ke Rumah Sakit
untuk otopsi, bagian depan Stade de France tiba-tiba bercahaya, dan angin
berembus kencang menerbangkan kelopak mawar kering.”
*END*
helooooo ini hutang pajak bday saya, maaf sad end, tp menurut saya ini happy end (?)
btw specially thanks for @nitajulio_ & @alipia_rizky buat kadonya yg delivery order
buat teman2 sekelas yang gabisa disebutin satu-satu, makasih boneka, tempat kacamata, kupluk kecenya,
juga buat segala ucapan, dari panitia natal YPFNS, agen bumi, especially mama dan semuanya,
God bless us yaa :*
salam bintang dandelion!
Label:
flash fict




